Menghidupkan Hidup

Tersadar saat memperhatikan tingkah beberapa teman yang bisa secara tiba-tiba jadi ceria, ekspresif, dan maceuh. Rasanya ada kesan yang lain saat melihat mereka tiba-tiba begitu. Yang asalnya murung menjadi ceria, yang asalnya pasif menjadi aktif, yang pendiam menjadi maceuh, dan yang datar-datar menjadi ekspresif. Saat-saat begitu, rasanya kehidupan mereka menjadi lebih berdenyut.

Hati Ramah di Balik Wajah Sangar

Saya mulai mengenalnya di tahun 2010, dari putra pertamanya yang belajar mengaji pada saya. Awalnya saya sekedar mengenal sosok Pratama, putra pertamanya sebagai remaja SMP yang ikut aktif meramaikan kegiatan-kegiatan di masjid. Saya tidak begitu ingat secara pasti kapan Pratama ikut nimbrung aktif di kegiatan remaja masjid. Mungkin sekitar 2 tahunan sebelum dia meminta saya jadi guru ngajinya.

Fithrahnya Pemimpin Adalah Melayani

Saat dulu kita sekolah, siapakah pemimpin di kelas? Mudahnya kita jawab saja Ketua Kelas atau Ketua Murid, yang sering kita singkat sebutannya sebagai KM. Sekalian plus Wakil KM, supaya bila KM berhalangan hadir ada Wakil KM yang bisa menggantikan perannya.

Dengarkanlah Dahulu

Apa yang bisa saya lakukan untuk teman? Setidaknya yang bisa saya lakukan adalah mendengarkannya. Apabila saya sedang bokek, atau sedang tak punya hal-hal lain untuk diberikan, setidaknya yang bisa dilakukan adalah menemaninya dan mendengarkan. Dan ternyata, seringkali 'mendengarkan' menjadi episode paling penting dalam membangun hubungan dekat. Tentunya selain berterus terang.

Letak Kemuliaannya si Pengayuh Becak

Suara sirine ambulans menyeruak langit, memberikan tanda kepada sekumpulan orang di sekitarnya bahwa saatnya berangkat telah tiba. Seolah-olah meminta para pengantar untuk turut bersiap mengikuti ambulans mengantarkan jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir yang telah ditentukan oleh keluarga untuk almarhum.

Keluarga Dibangun oleh Cinta

"Pak Dokter, jadi berapa ntuk semua pemeriksaan ini?"
"Ah, kayak ke orang lain aja. Masih keluarga ini kok."
"Jadi?" Tanyanya bingung.
"Udah, nggak usah!"

Malam itu, setelah pulang dari pemeriksaan kandungan istrinya (kakak ipar saya), kakak saya masih bingung dengan yang dikatakan oleh dokter setelah pemeriksaan. Ibu yang mendengarkan cerita dari kakak dan mengenal si dokter pun hanya bisa mengiyakan. Karena memang begitulah Pak Dokter. Bila itu yang diinginkan oleh Pak Dokter, ibu menurut saja.

Gu Family Book

Choi Kang Chi, mahkluk setengah manusia setengah siluman yang berjuang untuk menjadi manusia seutuhnya. Gu Family Book merupakan sebuah drama seri Korea tentang mitologi, politik, kearifan, keluarga, dan cinta. Ceritanya penuh dengan intrik, misteria politik, dan dramatikal cinta.