Manakala hati menggeliat mengusik
renungan
Mengulang kenangan saat cinta
menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan
berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil
namaku
Alhamdulillah,
Jum’at (21/12/2012) ini akhirnya kesampaian untuk menonton film Habibie &
Ainun yang -jujur saja- sudah sangat saya nantikan tayangnya semenjak Perahu
Kertas 1 masih mampir di bioskop. Mengapa saya sangat menantikannya? Karena
saya orang Bandung, yang saat SD bersekolah di Kota Kembang ini. Sebuah kota di
mana Pak Habibie paling banyak menghabiskan waktunya dalam bakti pada negeri
ini. Kota ini menyimpan banyak cerita tentang beliau. Bahkan mungkin jauh lebih
banyak dari lembaran-lembaran cerita yang terdokumentasikan. Bukan sekedar SMA
yang mengawali kisah mereka, dan Jalan Ranggamalela (dekat Sulandjana), tapi
juga lapang terbang IPTN beserta hanggarnya, para karyawan IPTN, dan segenap
warga Bandung.






