Sabar Atau Mati

Teringat dengan apa yang dulu pernah dikatakan seorang teman SMA, saat itu dia menegur teman sekelasnya yang juga teman saya. “Kitu wae ngeluh! Geus we, tong hirup lah!” (dalam bahasa Indonesia maksudnya: “Gitu aja ngeluh. Udah lah, jangan hidup aja!”).


Di sisi lain, guru saya pernah mengatakan bahwa mengeluh itu tanda seseorang tidak menerima kenyataan. Jadi kalau suatu waktu kita mengeluh, “Duh, coba ya kalau aku dulu nggak milih yang itu…”, “Aaahh… kenapa harus yang itu?”, dan sejenisnya, itu pertanda kalau kita tidak menerima kenyataan. Seingkali kita mendengar kasus bunuh diri, dan kalau kita telusuri alasan mereka bunuh diri tidak jauh dari kenyataan akan hidup yang harus mereka jalani. Karena tidak mampu lagi menerima kenyataan-kenyataan akan hidup yang mereka jalani, mereka akhirnya memilih untuk mengakhiri hidup mereka.

Mungkin ada benarnya dengan apa yang dikatakan oleh teman saya waktu kelas satu SMA itu, “Kitu wae ngeluh! Geus we, tong hirup lah!” Kalau menerima kenyataan saja tidak mau, nunggu mati aja sana! Menerima kenyataan bukan berarti tidak memperjuangkan hidup kan?

No comments:

Post a Comment